Teknik Formasi Penyerangan Bola Voli


Bola voli adalah olahraga yang sangat populer di Indonesia. Dari mulai anak SD, SMP, SMA orang dewasa bahkan orang tua sekali pun sangat menyukainya. Itu bisa dilihat dengan banyaknya kompetisi yang dilaksanakan baik di perkampungan ataupun diperkotaan.

Selain kita tahu bahwa dalam permainan bola voli ada teknik dasar bola voli , sarana dan prasarana, perwasitan, kita juga harus benar-benar mengetahui formasi apa saja yang bisa diterapkan agar bisa memaksimalkan pola permainan bola voli. nah maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi apa saja sih formasi yang bisa di terapkan dalam permainan bola voli agar kita bisa maksimal dalam bermain dan tidak menutup kemungkinan untuk memenangkan pertandingan. langsung saja ya berikut keterangannya :

Teknik Formasi Penyerangan Pemain Bola Voli 

Pola Penyerangan Bola Voli

Penyerangan dalam permainan bola voli sangat tergantung kedudukan ( tempat ) pemain di lapangan, ketiga pemain yang berada di dekat net adalah pemain depan yang biasa di sebut penyerang. sedangkan pemain lain adalah sederet pemain belakang dan biasa disebut pemain bertahan.

Taktik dalam permainan bola voli adalah pelaksanaan penggunaan teknik dalam bermain untuk menyusun suatu penyerangan atau pertahanan dalam suatu susunan tertentu. saat pertandingan bola voli baik taktik bertahan maupun menyerang dapat dibagi menjadi 3 bagian :
  1. Individual (perorangan)
  2. Grup taktik
  3. Kolektif (team regu)

Dalam permainan bola voli berhasil atau tidaknya suatu penyerangan sebagian besar bergantung dari pemberian bola pada pemain penyerang yang bersangkutan. seorang penyerang dapat dikatakan mahir dalam melakukan serangan apabila ia memiliki kualitas berikut ini:
  1. Dapat melakukan penyerangan cukup luwes dan tidak kukuh dengan satu tipe penyerangan saja (monoton)
  2. Pandai jumping atau meloncat
  3. Dapat memukul bola dengan keras
  4. Dapat menjangkau bola jauh jauh
  5. Mempunyai daya observasi yang tinggi terhadap kemampuan lawan.

Pembagian Formasi Penyerangan bola voli

Formasi berikut adalah formasi yang bisa digunakan untuk pola penyerangan dalam permainan bola voli

Formasi penyerangan 4 Sm - 2 Su ( 4 smasher - 2 Set-upper )

Formasi 4 - 2 Bola Voli adalah formasi dimana pada tim tersebut terdapat 4 orang pemain yang akan berperan sebagai smasher/spiker dan dua orang lainya akan berperan sebagai setter (set-upper).Pada formasi ini,setter biasanya akan melakukan set dari posisi tengah depan lapangan.Meskipun demikian, kadang setter juga melakukan set dari posisi depan sebelah kanan lapangan. Dengan menggunakan formasi ini, maka sebuah tim akan selalu memiliki dua orang smasher/spiker pada bagian depan.

Komposisi pemainya adalah sebagai berikut :
  1. Su1 - Su2 : set-upper 1 dan 2.
  2. Sm1 - Sm4 : smasher1,2,3 dan 4.
  3. Sm1 dan Sm2 : tempat berlawanan karena kemampuan hamper seimbang dalam melakukan serangan.
  4. Sm3 lebih baik dari Sm4,sehingga ditugaskan membantu Sm2.
  5. Sm4 membantu Sm1 dalam penyerangan (kekuatan keduany hampir seimbang).

Formasi / Sistem 4 Sm - 1 Su - 1 U (4Smasher - 1 Set-upper - 1 dan 1 Universaler )

Pada formasi 4-1-1, hanya ada satu orang pemain yang bertindak sebagai setter dan satu orang bertindak sebagai universaler selalu berlawanan. Universaler dapat berperan sebagai pengumpan pada saat posisi di depan tetapi umpannya tidak lebik baik dari setter. Selain itu universaler mempunyai smash lebih baik dari pada setter.Sehingga pada posisi universaler di depan maka tim akan mempunyai 2 orang pemain yang akan berperan sebagai setter dan 3 orang pemain yang akan berperan sebagai smasher/spiker.

Komposisi pemainnya adalah sebagai berikut.
  1. Sm1 smasher terbaik.
  2. U dan Su selalu berlawanan posisi.
  3. U dapat memberi umpan, tetapi tidak sebaik Su.U mempunyai kemampuan smash lebih baik dari pada Su.
  4. Sm1 an Sm3 mempunyai kemampuan smashlebih baik dibanding Sm2 dan Sm4.

Formasi / Sistem 5 Sm - 1 Su (5 Smasher - 1 Set-upper)

Pada formasi 5-1, hanya ada satu orang pemain yang akan bertindak sebagai setter. Ketika setter berada diposisi depan (baris depan), maka tim tersebut akan memiliki 2 orang pemain yang akan berperan sebagai smasher/spiker. Sedangkan ketika setter berada di barisan belakang, maka tim tersebut akan memliki 3 orang pemain yang akan berperan sebagai smasher/spiker.
Komposisi pemainya adalah sebagai berikut :
  1. Su harus bersilang dengan Sm5.
  2. Selama Su dalam posisi di depan (tiga tempat). salah satu Sm1 atau Sm2 harus ada di posisi depan sebagai  andalan.
  3. Bila Su tidak dapat mengumpan Sm terdakat dengan bola bertugas sebagai pengumpan.
  4. Dalam posisi 5 Sm - 1 tugas Su sangat berat.

Sekarang para sobat pembaca dah pada paham kan. Itu untuk formasi penyerangan. Semoga anda bisa mempraktekannya dengan baik.

Share Jika Bermanfaat..!!


Sumber : volimaniak.com

Related Post