Showing posts with label Profile. Show all posts
Showing posts with label Profile. Show all posts

Rudi Tirtana Menyoroti Kelemahan Umum Yang Dimiliki Para Pevoli Muda Indonesia

Read More
Rudi Tirtana menyoroti kelemahan umum yang dimiliki para pevoli muda Indonesia.(Irawan/JawaPos.com)
Bakat-bakat muda di pentas bola voli Indonesia semakin menjamur beberapa tahun terakhir. Hal itu turut mendapat perhatian dari mantan pemain tim nasional bola voli putra Indonesia, I Nyoman Rudi Tirtana.

Rudi, yang bakal comeback di pentas Proliga 2017 bersama tim Jakarta BNI Taplus setelah absen lebih dari setahun, mengaku kagum dengan kemunculan bakat-bakat baru di kancah bola voli tanah air. Menurutnya, ada satu kelebihan yang banyak dimiliki para juniornya, pun kelemahan yang juga cukup umum.

"Saya melihat pemain muda sekarang power-nya ada, tapi tekniknya masih kurang. Bola voli kan ada cara untuk memukul bola dengan baik dan benar, ada titik-titik mati di lapangan yang harus dipahami dan dikuasai. Itu salah satu hal yang harus terus mereka asah, tidak cuma mengandalkan power," tutur Rudi kepada JawaPos.com.

Di BNI Taplus sendiri ada perpaduan pemain senior kelas nasional dan juga beberapa talenta terbaik di tanah air. Salah satu pemain muda yang mengilap adalah Dimas Saputra Pratama. Ada pula Okky Damar Saputra yang dipercaya bakal mengorbit dalam waktu dekat.

Rudi pun tak meragukan kualitas permainan Dimas, yang sudah berkibar di pentas Proliga sejak beberapa tahun terakhir. Meski begitu, tanpa segan Rudi menganggap ada satu kelemahan Dimas yang perlu dibenahi jika ingin menjadi pevoli terbaik di tanah air.

"Kalau saya disuruh buka-bukaan kekurangan, dia (Dimas) masih ada beberapa kelemahan, salah satunya dalam hal block. Tapi saya akui power-nya bagus. Bahkan power dia bisa menyaingi pemain asing," urai Rudi mengomentari juniornya di BNI Taplus itu.

Sadar dengan kurang matangnya bakat-bakat muda di tubuh tim, manajemen BNI Taplus lantas memberi kepercayaan kepada Rudi bersama pemain senior lain seperti Didi Irwadi dan Muhammad Riviansyah, untuk hadir sebagai pembimbing. Tak cuma itu, Rudi cs juga diharapkan bisa memberi tuah untuk membawa BNI Taplus mengakhiri dahaga juara Proliga.

Setelah hanya menjadi runner-up pada tahun lalu, BNI Taplus memang menargetkan juara pada gelaran Proliga 2017. Namun, Rudi dengan karakter kerasnya tetap berpengang kepada prinsip pribadinya. Dia enggan begitu saja menuruti target manajemen. Baginya, yang terpenting adalah melangkah setahap demi setahap sebelum sesumbar bisa memburu prestasi puncak.

"Jujur, manajemen memang pasang target tinggi di Proliga 2017. Tapi saya gak mau terpengaruh. Bagi saya, yang penting melalui setiap anak tangga, jangan langsung loncat ke atas, karena malah bisa terjatuh. Saya pribadi butuh melihat kekuatan lawan paling tidak satu putaran, baru berani pasang target mau sampai mana," sebut pevoli berusia 32 tahun itu.

"Target saya pribadi yang penting final four dahulu. Soal bagaimana nanti, apakah target dinaikkan, tergantung melihat performa tim dan lawan. Yang penting kita berusaha, itu saja, jangan keburu nafsu pasang target. Toh semua tim juga pasti mau juara," pungkasnya.

Sumber : jawapos.com

Daftar Nama - Nama Pemain Dan Tim Peserta Proliga 2017

Read More
Deretan pevoli papan atas akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di proliga 2017.(Irawan/JawaPos.com)
Genderang perang Proliga 2017 sudah ditabuh sejak Jumat (27/1). Para pevoli papan atas di Indonesia dan dunia akan bersaing membawa timnya masing-masing untuk menjadi yang terbaik pada gelaran ke-16 kompetisi bola voli kasta teratas Indonesia ini.

Dari sektor putra, ada enam tim yang berpartisipasi, sama seperti tahun lalu. Mereka masing-masing Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta BNI Taplus, Batam Sindo BVN, dan juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator.

Sementara di sektor putri mengalami peningkatan peserta ketimbang tahun lalu. Pada gelaran kali ini, ada tujuh tim putri yang akan bertarung, antara lain Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI Taplus, Bandung Bank BJB, Batam Sindo BVN, Gresik Petrokimia, dan juara dua tahun terakhir Jakarta Elektrik PLN.

Pada putaran pertama Proliga 2017, masing-masing tim diperbolehkan mendaftarkan 15 pemain, termasuk dua legiun asing. Baru saat putaran kedua yang akan dimulai di Gresik pada 3 Maret, masing-masing boleh menambah tiga pemain dengan rincian 2 lokal dan 1 asing. Berikut daftar lengkap nama pemain tim-tim peserta Proliga 2017.

- PUTRA -

Palembang Bank SumselBabel

1) Mahendra Rikha Buana

2) Sigit Ardrian

3) Eko Permana Putra

4) Dimas K.

5) Rian Irawan

6) Yudi Prasetyo

7) Dani Anggriawan

8) Bastian Tamtomo (L)

9) Sunan Maulana Yusuf

10) A. Fadli

11) Carlos Alberto Arauji S.

12) Evandro Dias Sauza

13) Adi Putra Firmansyah

14) Aji Maulana (C)

15) Ahmad Okta F.

Pelatih: Samsul Jais

.

Batam Sindo BVN

1) Andri Reza

2) Bayu Wita Kusuma

3) Endang Kurniawan

4) Rivan Fariz Ryansyah

5) Vandim I Made Ferufut

6) Tomu Arista Rismunandar

7) Anik Setiawan

8) Ozi Dadan Perimana (C)

9) Rodrigo S.

10) Agus Siswoyo

11) Dwi Aryani Supriyanto

12) Heriyanda Zulfi

13) Abdurrachman Sidik (L)

14) Yogi Restu Aji

15) I Puti Juniarta Wibawa

Pelatih: Rudi Iskandar

.

Surabaya Bhayangkara Samator

1) Mahfud Nurcahyadi (C)

2) Nizar Zulfikar

3) Rivan Nurmulki

4) Rendy Febriant Tamamilang

5) Samsul Kohar

6) Yoga Tegar Sujiwa

7) Henry Ade Novian (L)

8) Anang Sugiarto

9) Galih Bayu Saputra

10) Hadi Suharto

11) Yuda Mardiansyah Putra

12) Ibnu Qurniadi

13) Wilfrido Hernandez

14) Valnty Burkovskyi

15) Ayip Rizal

Pelatih: Ibarsjah Djanu Tjahjono

.

Jakarta BNI Taplus

1) Muhammad Riviansyah

2) Yan Bastian Basoko B.

3) Richi Risky

4) Dimas Saputra Pratama

5) Didi Irwadi (C)

6) Indra Wahyudi Harahap (L)

7) Okky Damar Saputra

8) Rizki Ramadhan

9) Malezi

10) Febri Endar

11) I Nyoman Rudi Tirtana

12) I Made Adi S.

Pelatih: Joao Eduardo de Paula/Tedi Hidayat

.

Jakarta Elektrik PLN

1) Bambang Suharto

2) Cahyo

3) Ramsil Huda

4) Edithian Suryana

5) Regian Lubis

6) Herryanto (C)

7) Stevanus Ardian P.

8) Tri Eko W.P.

9) Dicky Arief Rahman

10) Ainur Rusydi (L)

11) Yayan Riyanto

12) David Pratama

13) Bartosz Krzysiek

Pelatih: Victor Laiyan

.

Jakarta Pertamina Energi

1) Agung Seganti(C)

2) Delly Dwi P. Heryanto (L)

3) Muhammad Ridwan (L)

4) Dio Zulfikri

5) Gunawan Saputra

6) Doni Haryono

7) Antonius Adi Nugroho

8) Oky Setia Primadi

9) Yoga Ermanda Rahman

10) Antho Bertiyawan

11) Paul Richard Sanderson

12) Alexander Mimic

13) Riski Putra Adha

14) Okly Reyzal Ibrahim

Pelatih: Putut Marhaento

.

- PUTRI -

.

Bandung Bank BJB

1) Novriali Yami (C)

2) Dewi Intan Sari

3) Nety Dyah Puspitarani

4) Sri Lestari

5) Niki Dwi Kencana

6) Ria Mayasari (L)

7) Hany Budiarty

8) Debby Cahya Rahmadani

9) Ratri Wulandari

10) Helda Gustiara Amanda (L)

11) Ivana Nesovic

12) Sonja Percan

13) Komang Bumi Rekta

Pelatih: Octavian

.

Batam Sindo BVN

1) Diana Nur Indah Sari

2) Ida Ayu Sulistyorini

3) Syifa Avriia Rachma (C)

4) Annasya Fefatikha

5) Shindy Sasgia Dwi Yuniar

6) Saknah Sri Dewi

7) Ulvi Raka Waarwasita

8) Graciea Angeline

9) Nur Kholisah

10) Elsa Jubilia

11) Mariane Adeli

12) Dian Pratiwi

13) Revita Arintya Putri

14) Polina Liutikova

15) Vinna Dwika D. (L)

Pelatih: Dadang Sudrajat

.

Jakarta BNI Taplus

1) Sari Widowati (C)

2) Dhesy Saptiarini

3) Tasya Nur Rochmani

4) Mutiara

5) Nurul Sagita

6) Vina Septa Wati

7) Anggita Dian Permata

8) Intan Laudia M.

9) Aninda Novitasari

10) Nurmalita Nurbaiti

11) Dita Azizah (L)

12) Prastiwi Handyn

Pelatih: Sukirno

.

Jakarta Elektrik PLN

1) Aprilia S. Manganang (C)

2) Chika Swinerlin Pratiwi (L)

3) Shella Bernadetha

4) Dian Wijayanti

5) Wilda Siti Nurfadhilah Sugandi

6) Yola Yuliana

7) Nipa Nurdianti

8) Yolana Betha Pangestika

9) Kemuning Dyah Ayu Werti

10) Wintang Dyah K.

11) Lindsay Stalzer

12) Pungky Afriecia

13) Berllian Marsheilla (L)

14) Susanti Martalia

15) Maria Jose Perez

Pelatih: Tian Mei

.

Gresik Petrokimia

1) Khaliza Azilia Rahma

2) Bunga Mitasari

3) Rosalina Wardani (L)

4) Faiska Dwi Permata Ratri

5) Rianita Panirwan (C)

6) Siska Putri R.

7) Poppy Anis Pusparani

8) Dhini Indah Sari

9) Ersandrina Devega S.

10) Rindy Puspa N.

11) Badrina Alfi

12) Novi Meriliyana

13) Hayley Dora Spelman

Pelatih: Li Huanning

.

Jakarta Pertamina Energi

1) Tri Retno Mutiara

2) Novia Andriyanti (C)

3) Putri Andya Agustina

4) Legisya Nur Asyiah

5) Wahida Muntaza (L)

6) Yasmin Nafsah

7) Agustin Wulandari

8) Shinta Aii Fathurrahmi

9) Nandita Ayu Salsabila

10) Yulis Indahyani (L)

11) Asih Titi Pangestuti

12) Dheka Asyifa

13) Regan Hood Scott

14) Anna Stepaniuk

Pelatih: Risco Herlambang

.

Jakarta PGN Popsivo

1) Jessica Walker

2) Zara Lautania Tampubolon

3) Yokbeth Kapasiang

4) Ayu Cahyaning Siam

5) Ni Putu Timmy Y.

6) Amalia Fajrina Nabila (C)

7) Arsella Nuari Purnama

8) Agfarida Desy Maharani

9) Novita Dinda Pratama

10) Efa Sri Susilawati

11) Susilawati

12) Dewi Wulandari (L)

13) Gina Mambru

14) Amasya Manganang

Pelatih: Eko Waluyo

Sumber : jawapos.com

Prastiwi, Pevoli Cantik yang Lebih Suka Dijadikan Teman Ketimbang Pujaan

Read More
Prastiwi Handyn bakal menjalani debut pada Proliga 2017. (Dok. Pribadi)
Wajah baru akan menghiasi pagelaran Proliga 2017. Dia adalah dara berusia 18 tahun asal Grobogan Jawa Tengah, Prastiwi Handyn. Pada tahun ini, pevoli cantik ini akan melakoni debut di pentas Proliga bersama tim Jakarta BNI Taplus.

Nama Prastiwi memang masih asing di kalangan para pencinta bla voli Indonesia. Maklum saja, mahasiswi semester 4 di Universitas Sebelas Maret itu memang belum pernah mencicipi kompetisi kasta teratas bola voli indoor di tanah air.

Apalagi, semula perempuan kelahiran 23 Februari 1998 itu merasa lebih punya prospek karier di bola voli pasir ketimbang indoor. "Awalnya memang di indoor, cuma ya iseng ke voli pasir terus ikut Porprov dan kepanggil nasional sampai akhirnya Pelatda Jateng," kenang Prastiwi.

Namun, pada akhirnya takdir mulai menggiringnya lebih fokus menekuni bola voli indoor ketimbang pasir. Bermula dari tawaran mengikuti seleksi untuk tim putri BNI Taplus yang akan tampil di Proliga 2017, Prastiwi berhasil masuk skuad sebagai libero.

"Gak nyangka banget yang dulunya rajin hadir nonton Proliga, gak pernah absen. Yang dulu cuma duduk di tribun. Sekarang udah ikut gabung ngerasain main di lapangan sama kakak-kakak senior," bilang Prastiwi.

"Awalnya aku ragu (ikut seleksi) karena ada luka di kaki jadi aku gak bisa jump. Tapi akhirnya aku mau mencoba. Aku diseleksi untuk posisi libero. Jadilah sekarang aku main sebagai libero," sambungnya.

Saat dinyatakan lulus seleksi, Prastiwi mengaku sempat terbesit pikiran ada pandangan miring dari beberapa orang. Apalagi, baru kali ini dia bergabung dengan tim Proliga. Sebelumnya, para penggemar bola voli pun lebih kenal Prastiwi karena punya wajah cantik dan sempat berpacaran dengan salah satu pevoli nasional yang sekarang satu tim di BNI Taplus. Namun, Prastiwi memilih untuk tetap berpikir positif demi mengejar mimpinya.

Momen Proliga 2017 dijadikan Prastiwi sebagai titik awal kariernya di pentas bola voli nasional. (Dok. Pribadi)
"Kalau pikiran itu sih pasti ya. Cuma aku positif saja lah. Lagian aku juga sama kaya mereka. Gak ada bedanya menurut aku. Kan kita masuk BNI juga lewat jalan yang sama dengan seleksi. Pelatihnya sama. Yang menyeleksi pun sama," ujar perempuan yang mengaku sempat kesulitan mengatur jadwal latihan voli sejak  masuk kuliah.

Dengan gabung ke BNI Taplus dan akan tampil di Proliga 2017, popularitas Prastiwi diyakini akan meningkat. Apalagi, dia punya model cukup komplet untuk menjadi idola baru kaum Adam pencinta bola voli nasional. Bakat, cantik, dan ramah. Meski begitu, Prastiwi mengaku belum memikirkan sampai ke arah sana.

Dia bahkan mengaku tak suka menjadi idola dan lebih memilih punya banyak teman ketimbang penggemar. "Aku gak mau ada fans, cukup teman saja. Aku lebih nyaman dijadikan teman daripada idola. Karena aku sadar bukan siapa-siapa. Aku sama saja dengan mereka," pinta dara yang mengaku masih betah menyadang status jomblo ini.

Dalam usia yang masih belia, karier Prastiwi memang masih panjang. Apalagi, dia pun menyadari pada Proliga tahun ini belum tentu akan dimainkan pelatih sebagai starter. Namun, demi mimpinya, Prastiwi siap berjuang dan bekerja keras. Momen debut di proliga 2017 bisa menjadi titik awal untuk menggapai prestasi.

"Sejauh ini fokus aku masih di Proliga. Semoga bisa mendapat kepercayaan dan lanjut terus ke depannya," pungkas Prastiwi.

Sumber : jawapos.com

Comeback di Proliga 2017, Rudi Tirtana Rela Tangan Sampai Bengkak

Read More
I Nyoman Rudi Tirtana kembali menguni skuad Jakarta BNI Taplus pada Proliga 2017.(Irawan/JawaPos.com)
Cukup lama tak beredar di pentas bola voli nasional, nama I Nyoman Rudi Tirtana mendadak muncul di dalam daftar pemain Jakarta BNI Taplus. MVP Proliga 2012 itu menjadi salah satu pemain senior yang diharapkan bisa memberi tuah untuk BNI Taplus di ajang Proliga 2017.

Meski sudah berusia 32 tahun, Rudi memang masih menjadi primadona. Tahun lalu saja, beberapa klub sudah mengutarakan minat memakai jasa pengoleksi lima gelar juara Proliga itu. Pada awal musim, BNI Taplus sudah berencana merekrut Rudi. Niat serupa dilakukan tim debutan Bekasi BVN ada putaran kedua.

Namun, sulitnya mendapat izin dari kantor tempatnya bekerja membuat Rudi dengan berat hati menolak semua pinangan itu. "Kemarin-kemarin memang saya susah mendapat izin dari kantor. Sekarang lebih fleksibel karena ada pergantian direksi," ujar Rudi saat ditemui di sela acara launching tim BNI Taplus di Jakarta, Senin (23/1).

Rudi sendiri tak menampik dirinya mau turun gunung karena keberadan beberapa rekan seperjuangan di pentas bola voli. Sebut saja Joao Eduardo de Paula, yang kini berstatus pelatih tim putra BNI Taplus. Ada pula Didi Irwadi dan Muhammad Riviansyah yang juga membela BNI Taplus pada Proliga 2017.

Edu -sapaan akrab Eduardo de Paula- penah bahu- membahu saat membela BNI Taplus, sedangkan Didi dan Riviansyah pun pernah seperjuangan dengan Rudi baik di level klub atau Timnas Indonesia. 

"Salah satu yang memanggil saya gabung adalah Edu. Saya pribadi kagum dengan dia. Masih hebat biarpun sudah tidak aktif bermain. Bedanya dengan saya, dia masih sering latihan meski sudah lama pensiun. Enggak heran pukulannya masih kencang banget. Masih edan pukulan Edu," puji Rudi.

"Didi juga yang pengaruhi saya gabung lagi ke sini. Saya selalu main bareng dia dari zaman pelatnas. Kami sudah meraih banyak gelar juara bersama, termasuk medali emas SEA Games," imbuh dia.

Namun, situasi Rudi berbeda dengan Didi. Sang partner pada Proliga tahun lalu sudah sempat membela Bekasi BVN. Sementara Rudi, sudah lebih dari setahun tak pernah menyentuh bola voli. Selama absen di Proliga, putra asli Bali ini mengaku sama sekali tak pernah latihan atau bahkan mengikuti pertandingan.

Tak heran, Rudi butuh adaptasi lebih sejak bergabung dengan BNI Taplus sebulan lalu. Pemilik tinggi badan 190 centimeter ini perlu kembali mengasah kondisi fisik dan stamina yang dianggapnya sudah terasa kendur. Meski begitu, secara teknik, kemampuan Rudi tak lantas menghilang. 

"Saya selama absen Proliga sama sekali enggak pernah latihan atau main voli. Dari terakhir main di Palembang Bank SumselBabel, saya sama sekali enggak pernah bersentuhan dengan bola voli. Pasti canggung saat adaptasi lagi. Malah tangan dan paha saya sampai bengkak. Ibaratnya, yang sebelumnya pernah kerja keras, lalu tidak pernah latihan sama sekali, jadi begini deh otot-ototnya. Kendur," urai Rudi seraya tertawa.

Sadar semua dimulai dari nol lagi, Rudi enggan pasang target muluk secara pribadi. Apalagi, dia pun belum banyak tahu peta kekuatan tim-tim Proliga tahun ini, termasuk dengan deretan pemain muda. 

"Bagi saya, yang penting melalui setiap anak tangga, jangan langsung loncat ke atas, bisa jatuh malah. Saya selalu berpikiran seperti itu," pungkas Rudi. 

Sumber : jawapos.com

Jakarta BNI Taplus Kerahkan Amunisi Terbaik Demi Prestasi Maksimal, Berikut Nama - Nama Pemain Lengkap

Read More
Jakarta BNI Taplus memamerkan jersey yang akan digunakan di ajang Proliga 2017.(Irawan/JawaPos.com)
Jakarta BNI Taplus memperkenalkan amunisi tim putra dan putri yang akan mengarungi kompetisi Proliga 2017. Setelah sempat absen pada tahun lalu, kini tim putri BNI Taplus memang akan kembali mendampingi tim putra dalam misi sama-sama bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Lengkap dengan dua legiun asing masing-masing, tim putra dan putri BNI Taplus optimistis menatap kompetisi bola voli kasta teratas di Indonesia itu. Terlebih lagi tim putra, yang pada tahun lalu sukses menembus grand final dan berharap bisa memperbaiki prestasi itu pada Proliga 2017.

"Tim Putra dan Putri Jakarta BNI Taplus pada Proliga 2017 ini diperkuat oleh 16 pemain," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, yang didampingi Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta, Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo, dan Direktur Perencanaan & Operasional BNI  Bob Tyasika Ananta, dalam acara launching tim dan jersey di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Senin (23/1). 

"Kami optimistis kedua tim Jakarta BNI Taplus akan mampu meraih prestasi maksimal pada turnamen Proliga tahun ini karena diperkuat oleh beberapa pemain bertaraf nasional dan internasional, juga pemain-pemain muda berpengalaman," imbuh dia.

Tim putra, demi mengusung misi kembali merasakan gelar juara yang terakhir kali diraih pada 2012 itu akan kembali ditangani pelatih asal Brasil Joao Eduardo de Paula. Dua legiun asing pun sudah merapat, Igor Luri Nascimento (Brasil), dan Sormaz Nenad (Bosnia-Herzegovina).

"Tahun lalu kami ke final dan tahun ini harus menjadi juara. Selangkah demi selangkah kami akan mencapai itu," tegas Eduardo.

Sementara itu pelatih tim putri, Sukirno, akan mengandalkan dua legiun asing Jaimie Thibault asal Kanada, dan Sonja Milanovic dari Bosnia-Herzegovina demi misi meraih prestasi terbaik. Sekadar informasi, terakhir kali tim outri BNI meraih titel juara Proliga adalah pada 2010 lalu.

BNI sendiri memang merupakan korporasi sekaligus BUMN yang konsisten dan berkomitmen  dalam mendukung pengembangan cabang olahraga bola voli di Indonesia. Hal ini terbukti dari keikutsertaan dalam kompetisi Proliga sejak 2002 hingga saat ini. 

Daftar nama - nama pemain Jakarta BNI Taplus Putra dan Putri :

Tim Putra:

- Pelatih: Joao Eduardo de Paula (Brazil)

- Asisten Pelatih: Teddy Hidayat, Maman Suparman

- Manajer: TB Endang Hidayatullah 

Pemain: 

1. Igor Luri Nascimento ( Brazil)

2. Sormaz Nenad  ( Serbia)

3. I Nyoman Rudi Tirtana

4. Muhammad Riviansyah

5. Febrianto Endar

6. Yan bastian Basoko Bayu

7. Ricky Rezky

8. Muhammad Malizi

9. Risky Ramadan

10. Dimas Saputra Pratama

11. Okky Damar Saputra

12. Amin Kurnia Sandi Akbar

13. I Made Adhi Suartama

14. Didi Irwadi

15. Indra Wahyudi harahap

16. Heru Yuana Saputro

Tim Putri: 

-Pelatih: Sukirno

-Asisten Pelatih: Paskal Wilmar, Ujang

-Manajer: Andan Kusuma

Pemain:

1. Jaimie Thibault (Kanada)

2. Sonja Milanovic ( Bosnia)

3. Sinta Nurrahma

4. Vina Septawati

5. Anggita Dian Permata

6. Giofani Safitri

7. Nurul Sagita

8. Intan laudya madafi

9. Dhesy Saptiarini

10. Andida Novitasari

11. Tasya Nur Rochmani

12. Mayadhiya Dwi Argy

13. Adeuneria Pratiwi

14. Difa Amedya

15. Mutiara Fitria

16. Dita Aziizah

Sumber : jawapos.com

Ini Pesan Amalia Fajrina Nabila dan Yolla Yuliana Untuk Pemain Muda Jabar

Read More

Amalia Fajrina Nabila dan Yolla Yuliana resmi pensiun dari Pekan Olahraga Nasional (PON). Keduanya tak akan lagi tampil setelah PON Jawa Barat 2016 karena masalah umur.

Keduanya berharap pemain muda Jabar nantinya bisa menggantikan peran mereka pada PON Papua 2020. Mereka memberikan pesan agar para pemain muda di Tanah Legenda tak berhenti mempersiapkan diri.

"Latihan terus, jangan pernah puas karena tidak ada yang abadi. Sekarang kami bisa menang di PON, besok kami sudah 0-0 lagi dengan yang lain. Euforia cuma sehari, setelah penutupan selesai. Jadi semangat untuk PON 2020," kata Amalia di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Bandung.

"Tetap bikin bangga Jawa Barat, tetap semangat. Meskipun lawannya seberat apapun, kalian harus tetap menghadapinya dengan fokus dan konsentrasi," tutur Yolla.

Sementara itu, Yolla tetap yakin tim voli putri Jabar berpeluang mendapatkan medali emas PON 2020. Menurutnya, pemain muda Jabar saat ini memiliki kemampuan yang tak kalah hebatnya.

"Peluang seharusnya bisa karena pemain muda Jabar sekarang bukan pemain biasa, mereka juga bagus. Paling nanti ada beberapa pemain lagi. Saya kira bisa (juara)," ujar Yolla.

Sumber : bola.com

Harapan Terbesar Yolla Yuliana Pada Proliga 2017

Read More
Yolla Yuliana menaruh harapan besar dalam ajang Proliga 2017. 
Bintang Jakarta Elektrik PLN, Yolla Yuliana, menaruh harapan besar pada kompetisi Proliga 2017 yang akan dimulai pada 27 Januari di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur. Pevoli asal Bandung itu ingin masyarakat Indonesia lebih mencintai olahraga voli setelah menyaksikan pertandingan Proliga.

"Saya berharap olahraga voli bisa lebih dicintai dan digemari oleh masyarakat Indonesia setelah menyaksikan pertandingan Proliga 2017. Selain itu harapan terbesar tentunya untuk bisa kembali menjadi juara bersama Jakarta Elektrik PLN musim ini," ujar Yolla, Jumat (20/1/2017).

Jakarta Elektrik PLN memang menjadi tim terkuat di kategori putri dalam dua musim terakhir. Hal itu terbukti dengan berhasil disabetnya dua gelar juara Proliga selama dua musim beruntun oleh tim asuhan Tien Mei tersebut.

Target untuk menjadi juara dalam tiga musim berturut-turut diusung oleh tim Jakarta Elektrik PLN musim ini. Namun, Yolla mengaku belum tahu bagaimana peta persaingan di Proliga 2017.

"Soal tim siapa rival terkuat musim ini saya belum bisa memastikan. Semua tim berbenah dan merekrut pemain-pemain baru. Tapi, tim-tim seperti Jakarta Pertamina tentunya harus tetap diwaspadai," sambungnya.

Yolla Yuliana bakal menjalani laga perdana Proliga 2017 melawan Jakarta Pertamina Energi di GOR Ken Arok, Malang, pada 27 Januari 2017.

Sumber : bola.com

Pemain Bola Voli Cantik Sabina Altynbekova Ikut Terkena Wabah Om Telolet Om

Read More

Masih ingat Sabina Altynbekova, pevoli cantik Kazakhstan yang sempat populer setelah menjadi viral di media sosial? Ternyata, dara manis berusia 20 tahun itu juga ikut terkena wabah "Om Telolet Om".

Jika dahulu Sabina yang merasakan betul popularitas berkat fotonya menjadi viral di jejaring sosial, kini giliran dirinya yang berpartisipasi meramaikan fenomena "Om Telolet Om".

Di akun Instagram pribadinya @altynbekova_20, Sabina mengunggah foto berisi tulisan "Om telolet om Indonesia" disertai dengan emoticon tertawa dan bus beserta klaksonnya. Sementara dalam keterangan gambar berlatar hitam itu, Sabina hanya melampirkan emoticon dan hastag #omteloletom #withloveS.

Postingan Sabina sudah disukai lebih dari 21 ribu likes dalam waktu sehari. Tak hanya itu di kolom komentar juga dipenuhi tulisan om telolet om yang sepertinya komentar dari netizen asal Indonesia. Bahkan, hingga saat ini sudah ada 3.159 orang yang mengomentari postingan itu.

Sabina hanya satu dari sederet atlet dunia yang ikut meramaikan fenomena "Om Telolet Om". Sebelumnya, juara dunia MotoGP Marc Marquez juga ikut terkena wabah yang dilatari aksi anak-anak di Indonesia saat meminta sopir bus membunyikan klakson itu.

Sumber : jawapos.com